BERITA DAN PENGUMUMAN

RAPAT KERJA YAYASAN HORTIKULTURA
Publish Date : 1/16/2019   Source : Humas SMA SULUH

Yayasan Hortikultura yang menaungi SMA SULUH dan SMP SULUH, mengadakan rapat kerja dalam rangka membahas tentang beberapa perubahan kebijakan pemerintah terkait aplikasi sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik tahun ajaran baru, serta Sosialisasi pelaksanaan Kurikulum 2013.

Rapat kerja Yayasan Hortikultura ini dilaksanakan selama 2 hari, sejak Senin 14 Januari hingga Selasa 15 Januari 2019. Rapat Kerja Yayasan Hortikultura yang mengambil Tema, "Penyempurnaan Manajemen Pengajaran dalam rangka Peningkatan Kinerja Yayasan Hortikultura" ini dihadiri oleh Pembina, Ketua, dan Pengurus Yayasan Hortikultura, bersama dengan Kepala SMA Suluh beserta jajaran dewan Guru SMA Suluh, dan Kepala SMP Suluh beserta jajaran Guru SMP Suluh.

Dalam Rapat Kerja Yayasan Hortikultura ini, menghadirkan DR. Itje Chodijah sebagai nara sumber. Beberapa ringkasan materi yang dipaparkan oleh DR. Itje dalam pembahasannya tentang 'Perspektif Pengajaran Kurikulum 2013' ialah sebagai berikut:

- Pendidikan bukanlah menyiapkan peserta didik untuk hidup, tetapi Pendidikan itu adalah kehidupan itu sendiri. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan pendidikan harus memberikan pengalaman nyata terhadap peserta didik.

- Kurikulum adalah basis utama pengembangan generasi suatu bangsa, dengan senantiasa mengusahakan adanya Inovasi, Improvisasi dan Integrasi sehingga Kurikulum dapat memberikan pengalaman pada peserta didik untuk berpikir dan berproses.

- Kurikulum yang digunakan dalam proses pendidikan wajib memenuhi segala unsur yang dibutuhkan oleh masyarakat, diantaranya:
1. Tuntutan Literasi
2. Vocational Skill (Kemampuan siswa dimasa depan)
3. Sosial Order (Pendidikan Moral)
4. Mempertahankan Peradaban
5. Kreatifitas dan Inovasi

- Karakteristik Kurikulum 2013
1. Dalam bidang Spiritual, Sosial dan Psikomotorik, mengajak siswa untuk memberikan pemahaman mengapa harus belajar dan pentingnya mempelajari suatu hal.
2. Mengembangkan sikap Pengetahuan dan keterampilan serta menerapkannya dalam lingkungan sekolah dan masyarakat
3. Kompetensi dasar memiliki prinsip akumulatif untuk memperkuat dan memperkaya kemampuan peserta didik.