BERITA DAN PENGUMUMAN

PEMBELAJARAN LUAR KELAS BALITSA LEMBANG BANDUNG
Publish Date : 11/6/2019   Source : Humas SMA SULUH

Kegiatan Pembelajaran Luar SMA SULUH Jakarta dilaksanakan oleh peserta didik Kelas X semua jurusan yakni IPA dan IPS. Kegiatan Pembelajaran Luar Sekolah dilaksanakan pada tanggal 05-06 November 2019 menuju BALITSA Lembang Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi peserta didik kelas X SMA SULUH mengenai kondisi dan perkembangan industri tanaman sayur di Indonesia yang nantinya akan dijelaskan oleh orang-orang yang berkompeten dalam keilmuan budidaya dan perawatan tanaman sayur yang dikelola oleh Balai Tanaman & Sayuran Lembang Bandung. Selain itu kegiatan luar sekolah juga bertujuan untuk membantu mengembangkan hubungan diantara guru dan peserta didik lebih baik dengan beragam pengalaman yang ditemukan di alam bebas.

Peserta didik tiba di Gedung Balai Tanaman dan Sayuran Lembang Bandung

Sesampai di Balai Tanaman dan Sayuran Lembang Bandung, peserta didik mendapatkan materi seputar apa yang dimaksud dengan tanaman sayur, berbagai jenis tanaman sayur, cara membudidayakannya, perawatan tanaman sayur dan perkembangan industri pertanian saat ini. Sekaligus para peserta didik diajak berkeliling untuk melakukan observasi berbagai tanaman sayur yang terdapat di BALITSA Lembang Bandung.

Observasi lapangan dan penjelasan instruktur dari petugas BALITSA Lembang Bandung mengenai Tanaman Bawang Daun

Instruktur BALITSA menginformasikan jenis tanaman bawang daun yang menjadi salah satu komoditas tanaman sayur yang sangat sering kita jumpai di berbagai ragam masakan Indonesia. Tanaman bawan daun (bernama latin allium fistulosum) merupakan salah satu tanaman Hortikultura yang berasal dari kawasan Asia Tenggara dan Indonesia merupakan negara yang membudidayakan tanaman tersebut.

Dalam observasi lapangan peserta didik dijelaskan mengenai cuaca yang cocok dalam menanam allium fistulosum atau bawang daun ini. Menginformasikan tempat dan waktu yang cocok berkaitan dengan suhu udara, sinar matahari, angin dan tingkat curah hujan. Bawang daun cocok ditanam di daerah yang memiliki curah hujan 150-200 mm/tahun dan suhu harian 18-25 derajat celcius, memiliki ph netral 6,5-7,5 dengan jenis tanah andolos (bekas lahan gunung merapi) dan ketinggian 250-1500 dpl. Tanaman bawang daun dapat dipanen setelah berumur ±2,5 bulan dari sejak bibit di tanam, dan sebaiknya dilakukan pemanenan pada pagi hari atau sore hari.

Kegiatan di Penginapan

Kegiatan dilanjutkan ke tempat penginapan untuk beristirahat dan melakukan serangkaian acara ringan dan santai dalam penginapan.

Kegiatan rehat di Sanggar Saung Mang Udjo

Kegiatan selanjutnya sebelum kembali ke Jakarta semua peserta didik dan guru pembimbing melakukan rehat di sanggar seni Saung Mang Udjo untuk merasakan pengalaman baru dan menarik yakni melakukan pementasan alat musik tradisonal angklung. Semua peserta dan dewan guru pembimbing antusias dalam kegiatan tersebut. Dan semua peserta kegiatan luar sekolah kembali ke Jakarta dengan segudang pengalaman baru yang telah dialami baik peserta didik maupun para dewan guru pembimbing.